Sunday, September 7, 2008

BULAN SEPTEMBER BULAN KITAB SUCI

*) Kontributor : Justina Ruly S & A. Joko Sukirno
Kitab Suci yang kita miliki sekarang merupakan salinan- salinan yang ditulis oleh baik para nabi ataupun sekretaris/wakilnya yang kita sebut Perjanjian Lama dan juga oleh para rasul yang hidup bersama Yesus Kristusmerefleksikan imannya yang ditulis dengan bahasa, latar belakang budaya dan tahun yang berbeda-beda. Kitab Suci yang kita miliki sekarang memiliki dua bagian yaitu Kitab Suci Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru.
Kedua bagian itu diterima sebagai kitab suci kita setelah melalui proses kanonisasi yaitu proses di mana dilihat sejauh mana kitab-kitab yang ditemukan itu layak/pantas dinormakan atau dikanonisasikan untuk menjadi patokan iman dan juga moral dalam kehidupan kita sehari-hari.
Kitab Suci berisi Sabda Allah itu sendiri. Sabda Allah pada jaman Israel disebut Kitab Perjanjian Lama dan pada Perjanjian Baru pun diterima sebagai sabda Allah sendiri yang diwahyukan melalui Yesus Kristus dan juga akhirnya direfleksikan oleh para rasul yang pada saat itu hidup bersama dengan Yesus Kristus. Kitab Suci Perjanjian Lama terdiri dari 46 Kitab.

Dari ke-46 kitab masih terbagi menjadi 4 bagian :
1. 5 Kitab Pentateukh
2. 16 Kitab Sejarah (Dimana 7 Kitab termasuk dalam Deuterokanonika)
3. 7 Kitab Puitis dan Hikmat
4. 18 Kitab Para Nabi
Untuk ke-27 Kitab Perjanjian Baru terdiri dari 4 Injil (Yohanes, Markus, Lukas, Matius), Kisah Para Rasul, Epistola atau surat-surat dan Kitab Wahyu dengan tahun penulisan yang berbeda-beda.
Bulan September bulan Kitab Suci

Latar belakangnya adalah hembusan angin segar Konsili Vatikan II (aggiornamento/pembaharuan) yang mengajak seluruh umat beriman Katolik untuk membaca, merenungkan, mendalami dan menghayati Kitab suci dalam kehidupan sehari-hari. Dari hembusan angin segar itu, gereja dalam hal ini Paus dalam kesatuannya dengan para Uskup mulai menentukan ujub-ujub khusus dan ujub-ujub umum sesuai dengan kebutuhan Gereja di mana dia berada. Dari ujub-ujub itu maka Tahta Suci dalam hal ini Paus bersama para Uskup menetapkan bulan September sebagai Bulan Kitab Suci yang ditetapkan oleh Konferensi Wali Gereja Indonesia
Sumber : www.gemawarta – Radio GEMAYA (Pontianak) & berbagai sumber


No comments: