Tuesday, May 20, 2008

Kejepit dan (akhirnya) Bangkit !

Kejepit dan (akhirnya) Bangkit !
Oleh : Fr Karyo Sanyoto

Tanggal 19 Mei ini beberapa kantor melibatkan diri dalam kegiatan HarPITnas (Hari Kejepit Nasional) sehingga meliburkan diri karena tanggal tersebut dijepit hari libur. Tanggal 20 Mei ini bangsa kita memperingati HarKITnas (Hari Kebangkitan Nasional). Peringatan Harkitnas menjadi istimewa karena bertepatan dengan peringatan 100 tahun berdirinya Organisani Budi Utomo (1908) yang diyakini sebagai organisasi awal Kebangkitan Nasional menuju sebuah bangsa merdeka. Budi Utomo sendiri didirikan oleh para mahasiswa Stovia yang dimotori oleh Dr. Wahidin Sudirohusodo dan Dr. Sutomo. Pada zaman itu, para mahasiswa merasa terjepit oleh situasi dibawah tekanan penjajahan, dimana kemerdekaan dan kemajuan adalah mimpi yang tidak mungkin tercapai. Oleh karenanya, mereka bangkit dengan mendirikan organisasi pergerakan yang mencita citakan kemerdekaan. Semangat inilah yang kini diresapi dan diproklamirkan oleh Presiden kita - Bapak SBY sebagai slogan “Indonesia Bisa”

Sebagai umat Allah yang ber-belarasa, kiranya momen kejepit dan bangkit harus mendapatkan porsi untuk kita renungkan. Kondisi perekonomian yang (jika mau mengakui) menuju kearah resesi membuat banyak masyarakat terjepit dalam situasi kehidupan yang sulit. Banyak bermunculan kasus kelaparan, kasus rebutan bantuan, kasus kasus kriminal yang pangkalnya masalah pangan, kasus bunuh diri karena tidak kuat menahan beban hidup, kasus pendidikan yang biayanya tidak dapat dijangkau, dan seabreg abreg kasus kehidupan yang menyengsarakan. Kondisi-kondisi tersebut tak jarang membuat seseorang menyerah dan akhirnya menjauhkan diri dari doa dan Tuhan. Jika seseorang sudah menjauhkan diri dari Tuhan karena masalah duniawi, maka kebangkitan akan menjauhinya. Yesus wafat dan (akhirnya) bangkit karena Yesus menyerahkan segala sesuatunya kepada Bapa-Nya disurga. Penyerahan total oleh Yesus merupakan awal kebangkitan-Nya. Maka, langkah merefleksikan, mensyukuri dan menyerahkan segala kesulitan hidup kepada Tuhan adalah langkah nyata umat Allah menuju kebangkitan dari keter-jepit-an kehidupan.

Di akhir rubrik Parodi di harian Kompas Minggu, 18 Mei 2008, kolumnis Samuel Mulia merumuskan bahwa ada-nya Tuhan adalah karena manusia mencarinya dan mencoba menemukannya, dan bukan sebaliknya. Dikisahkan dalam cerita yang dituturkan kembali oleh Jeung Samuel, seorang tukang cukur berkata kepada langganannya bahwasanya Tuhan itu tidak ada. Pada saat selesai bercukur, langganan itu keluar dan menemukan seorang yang sangat lusuh gembel lengket yang acak adul tidak keruan. Si langganan berbalik dan berkata kepada tukang cukur : Saya tidak percaya tukang cukur ada. Kenapa ? Tukang cukur balik bertanya. Lihatlah diluar itu, seeorang yang sangat kusam masih ada. Itu berarti eksistensimu tidak ada, jawab si pelanggan. Tukang cukur membalas : Aku tetap ada. Si Kusam itu ada karena dia tidak datang padaku. Pelanggan menyahut “Exaclty right!” Kau tidak bisa melihat Tuhan ada karena kau tidak datang kepada Nya!

Seseorang akan merasakan Tuhan ada karena seseorang tersebut datang kepadaNya. Datang dengan membawa syukur, membawa permohonan, membawa keluh kesah, membawa kesulitan hidup, dan membawa keter-jepit-an hidup. Semakin seseorang sering datang dan berbicara dengan Tuhan, semakin kuat dan tabahlah orang itu. Jika kekuatan dan ketabahan selalu ada dalam diri, maka kebangkitan dan semangat untuk hidup akan selalu ada dalam celah celah perjuangan hidup. Mari, kita bangkit dan berdiri tegak bersama Tuhan untuk menyongsong kehidupan yang lebih baik.
Indonesia, Bisaaaa!! Umat Allah, Bisaaaa!! Antonius Empat, Bisaaaa!! (Kar San)



Monday, April 14, 2008

Minggu Panggilan – Kisah Panggilan Si Semprul

Suatu malam di penghujung tahun 1991. Sepi. Beberapa kali suara anjing dan babi memecah keheningan disuatu asrama. Gerimis tak kunjung berhenti. Angin malam terasa menusuk tulang. Saat itu, Semprul sedang menyendiri setelah lelah belajar diruang kelas. Semprul masuk kamar, mengambil bungkusan plastik hitam yang berisi kiriman potus/snack yang dikirimkan Ibunya dari kampung. Sudah dua bulan ini Ibu dan Bapaknya tidak menjenguknya di asrama karena kesibukan tertentu. Potus itu disembunyikan Semprul dikamarnya karena peraturan asrama yang mengharuskan kiriman makanan harus dimakan beramai-ramai dan dimakan di aula ruang makan. Kacang bawang terasa renyah… tak terasa Semprul sudah menghabiskan beberapa genggam. Setiap kali mengunyahnya, ia teringat Ibu Bapaknya. Sedih rasanya jauh dari orang tua ketika usianya belum juga menginjak 15 tahun. Kesedihan yang sama dengan si kacang yang harus pergi meninggalkan kulitnya…
Asrama itu adalah hadiah Tuhan untuk Semprul. Ketika bapaknya menginginkan ia menjadi seorang gembala Tuhan, ia mengiyakannya. Ketika ia lulus tes dan dinyatakan diterima di asrama, ia menyanggupinya. Seolah panggilan itu nyata dan menggelora dalam dirinya. Malam itu, genap 6 bulan ia melewatkan malam-malamnya ditempat tidur kayu beralas tikar pandan itu. Kutu tikar dibawah bantal tipis yang menemaninya selalu membisikkan “Prul… mantapkah kau menjalani panggilan ini?” disaat ia gundah. Digelutinya kata hatinya. Si Kutu dan Si Kupret tiada henti menguji panggilan Semprul. Hanya Tuhan yang sungguh baik yang memberikan kesempatan untuk belajar, berkarya, dan mengevaluasi diri di asrama ini. Terimakasih Tuhan namun si Kutu dan si Kupret selalu saja menggoda kekuatan panggilanmu. Sepertinya panggilan Semprul laksana kacang yang masih muda dan berair, yang akan susut ketika dijemur…
Keputusan meninggalkan asrama adalah keputusan dangkal yang nekat diambil Semprul. Si Kutu dan si Kupret telah menelanjanginya dan membuatnya menyerah! Ia menyesal, menangis dan meronta, dan memohon maaf kepada Tuhan. Sulit rasanya menghilangkan kenangan hidup singkat diasrama itu. Pergolakan iman dan batinnya tak kunjung usai meski ia sudah satu tahun bersekolah disebuah SMA Partikelir. Suatu malam, sama sunyinya dengan 18 bulan lalu, angin yang sama menusuk tulangnya. Kali ini, ia ditemani oleh seskoli minuman api yang telah menggantikan kacang bawang Ibunya. Ia teringat malam di asrama dan berikrar lirih : “Ya Tuhan, maaf telah mengabaikan panggilan suciMu, namun perkenankanlah hambamu yang hina ini untuk tetap setia berkarya, berkarya dan terus berkarya dalam namaMu. Jika bapakku dahulu menginginkan aku menjadi gembala, maka sekarang aku ingin kau jadikan aku sebagai pembantu gembala. Sisihkan sedikit domba bagiku Tuhan agar aku tetap bisa mengikuti jejakMu dan tetap menuntun gembala yang sedikit itu …”
Kini, Semprul sudah dewasa dan memiliki keturunan. Ujarnya kepada Tuhan : “Tuhan ajarkan kepadaku agar aku selalu mendoakan siapa saja –tak terkecuali saudara-saudariku, bahkan keturunanku – agar kelak satu diantara mereka meneruskan panggilanMu untuk berkarya diladang anggurmu”.
Bukalah Buku Madah Bakti No 307 (Lagu : Kami Peziarah), No 456 ( Lagu : Panggilan Tuhan Bagi Umatnya), dan No 465 (Lagu : Aku Dengar Bisikan Suaramu). Cobalah nyanyikan dan hayati baris-demi baris. Lagu dasyat tersebut terasa sangat indah dan menenteramkan hati.
Mari kira dukung misi Minggu Panggilan ini dengan berdoa dan memohon agar tunas-tunas panggilan tumbuh subur dilingkungan gereja kita tercinta. AMIN

End – Dikisahkan kembali oleh Fr. Karyo Sanyoto.


Tuesday, March 4, 2008

Save the world, save our lifes, save our children


Save the world, save our lifes, save our children
Oleh : Bp/Ibu A. Joko Sukirno dalam Warta Lingkungan Maret 2008

( Hal yang perlu kita lakukan terkait Global Warming / Pemanasan Global )

1. Tidak menancapkan colokan listrik walaupun ketika alat elektronik itu dimatikan, berarti menghemat 40-50% biaya listrik yang harus anda bayarkan tiap bulannya.... Dan berarti pula, mengurangi panas yang timbul dari alat elektronik yang merembet ke pemanasan global.
2. Kantong plastik butuh waktu 1000 tahun untuk terurai di TPA . Sekitar 300 juta buah kantong plastik dibuang tiap tahunnya di Indonesia.
Belum lagi yang dibuang di sungai belakang rumah dan tempat yang tidak
semestinya. Dan 10 kg kertas koran yang siap di jual loakan... itu membutuhkan 1 pohon yang butuh waktu 10 tahun untuk jadi besar.

3. Ketika kita membeli 1 liter air mineral di supermarket = beli 5 liter air. Kenapa?
Karena di pabrik, untuk mendinginkan botol plastik panas yang baru dicetak, membutuhkan 5 liter air

4. Tissue yang sudah di pakai itu tidak bisa di recycle ( daur ulang ), begitu juga kertas karton yang bekas kena minyak, makanan, kue dan minuman Diperkiraan
orang memakai tisue 6 lembar sehari. 2.200 lembar setahun. Berarti
kira - kira 44 MILIAR pcs seluruh Indonesia setahun. Kalau kita menghemat 1
lembar saja tiap hari... berarti kita mengurangi sampah kertas sebanyak 7 MILIIAR lembar setahun

5. Be Green on ATM ? 8 MILIAR kali transaksi di ATM yang mengeluarkan kertas receipt tiap tahun adalah salah satu sumber sampah terbesar di dunia.
Kalau selama setahun orang transaksi tanpa kertas receipt, itu akan
menghemat satu roll besar kertas yang bisa buat melingkari garis equator
sampai 15 kali

6.Minimal punya 2 macam tempat sampah dirumah, membantu mengurangi polusi air, udara dan tanah. Pisahkan sampah basah (sisa makanan dan masakan, daun, minuman) dan sampah kering ( botol, plastik, kertas, kaca)

Thursday, February 7, 2008

Tema APP 2008 : Aku Cinta Lingkungan Hidup

Tema APP 2008 : Aku Cinta Lingkungan Hidup
* Oleh : Fr. Karyo Sanyoto

(Sebelumnya mohon maaf kepada tim pembuat Logo karena Logo APP dalam blog ini adalah buatan sendiri..maklum..tidak kebagian sticker dan tidak tersedia di Internet)

APP 2008 mengusung Tema untuk mengajak kita mencintai Lingkungan. Lingkungan didefinisikan bukan hanya makluk hidup sekitar (tumbuhan, hewan, kebersihan, kesehatan) namun juga dilebar luaskan menjadi Lingkungan Keluarga, Masyarakat, Tempat Bekerja dan Gereja.

Sejak issue pemanasan global mulai kembali digiatkan dan konvensi perubahan iklim dilaksanakan semakin banyak pihak tersadar akan pentingnya mencintai lingkungan hidup. Selaras dengan ajakan Tema APP 2008 kita, mencintai lingkungan kita lakukan untuk menyelamatkan bumi pertiwi.

Jika pada acara perbekalan bahan APP di Lahan St Clara, Bp Iida mengajak hadirin untuk menyanyikan LAGU IBU PERTIWI (Komposisi oleh Charles Crozart Converse, 1868, Alih Bahasa : NN), maka makna “kesadaran cinta lingkungan” yang sama dalamnya juga tersirat dalam LAGU BERITA KEPADA KAWAN (Ebiet G. Ade – Album Camellia II, 1979). Mas Ebiet menulis lagu itu karena menangis atas kejadian gas beracun di Kawah Sinila II di Pegunungan Dieng, Jawa Tengah yang menewaskan ratusan korban. Mas Ebiet yakin, semua kerusakan dan kemurkaan alam adalah ulah manusia.

Kini, 29 tahun setelah Mas Ebiet menggubah, hampir setiap hari di televisi dengan gamblang masih saja kita melihat bencana lumpur, banjir, tanah longsor, air pasang, gunung meletus, angin topan, badai dan kerusakan lainnya. Manusia semakin murka, kehilangan arah, dan buta akan alam yang dianugerahkan Tuhan untuk dijaga keseimbangannya.

Semoga, APP kali ini sungguh menggugah minat dan aksi nyata kita untuk menjaga keseimbangan lingkungan. Renungkan sambil coba nyanyikan coda terkhir LAGU BERITA KEPADA KAWAN dari Mas Ebiet yang sungguh menyayat hati :..
………..mungkin Tuhan mulai bosan melihat tingkah kita
………..yang selalu salah dan bangga dengan dosa dosa
………..atau alam mulai enggan bersahabat dengan kita
………..coba kita bertanya pada rumput yang bergoyang

Wednesday, January 30, 2008

IBADAT SYUKUR (Dibawakan Oleh ANAK - ANAK)

(Mat 19 : 14) Biar kanak – kanak Datang kepada Ku


IBADAT SYUKUR (ANAK - ANAK)
Lingkungan Antonius 4, Minggu, 22 Juli 2007
Susunan Acara :
1. Ibadat Singkat
2. Atraksi & Spontanitas
3. Pengumuman Pemenang Lomba Menggambar & Mewarnai
4. Ramah Tamah

IBADAT ANAK
Lingkungan Antonius 4
Minggu, 22 Juli 2007

PEMBUKAAN
Nyanyian : Biar Kanak – Kanak ( Lembaran No 49)
Dari Terbit matahari (Lembaran No 269)
(Dinyanyikan boleh sambil bertepuk tangan)

Salam dan Berkat (Oleh AGNES – dibaca keras dan perlahan) :
P : † Dalam nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus, Amien…….. Tuhan beserta kita
U : Sekarang dan selama lamanya
P : Teman-temanku, Adik, Kakak, Bapak / Ibu dan Saudara (i) yang terkasih dalam Yesus. Ibadat kali ini menjadi istimewa bagi anak-anak karena kami merasakan betapa Yesus mencintai Kanak-Kanak. Cinta Yesus kami terima dalam kehidupan sehari hari, baik dirumah, digereja, disekolah, ditempat bermain, dan terlebih ditempat ini. Cinta Yesus kami terima melalui orang tua, guru, sahabat, dan saudara maupun orang lain. Sungguh Cinta Yesus sangat berkelimpahan. Oleh karenanya, semoga Ibadat kita kali ini menjadikan kami untuk sungguh menyadari betapa kami harus terus bersyukur atas semua karunia cinta Yesus.

P : Sebelum kita melanjutkan Ibadat pada hari ini, marilah kita memeriksa hati dan menyesali kesalahan serta dosa kita serta sejenak merenungkan perjalanan hidup kita selama ini. Kita sesali segala dosa yang menghambat perjalanan kita, agar pantas merayakan ibadat syukur ini di hadapan-Nya
( … hening sejenak )
Saya mengaku kepada Allah yang mahakuasa dan kepada Saudara sekalian

DOA PEMBUKAAN (Oleh CYNTHIA – dibaca keras & perlahan) :
P: Marilah kita berdoa ( hening sejenak )
Ya, Yesus yang manis, saat ini kami merayakan hari anak. Kami bersyukur dan berterima kasih karena Engkau telah menganugerahkan segala sesuatunya kepada kami. Sertai kami agar Ibadat ini berjalan lancar. Dalam masa kanak-kanakMu, Engkau selalu setia kepada Bunda Maria dan Bapa di Surga. Semoga kami selalu meneladan sikap dan kehidupan Mu, Demi Yesus teman kami, Tuhan dan Pengantara kami
U: Amin

SABDA
Nyanyian : Yesus Pokok dan kita carangnya (No 230)
Kingkong Badannya Besar (Lembaran No 265)
Bacaan Kitab Suci : (Oleh MARIA – dibaca keras dan perlahan)
(Bacaan sesuai Kalender Liturgi)

HOMILI (Oleh MARIA – dibaca keras dan perlahan)
Yesus Kristus telah menyambut dan memberkati anak-anak. Santo Markus dalam Bab 10:13-16 dan Santo Matius dalam bab 19, menceritakan hal menarik tentang anak-anak. "Lalu orang banyak membawa anak-anak kecil kepada Yesus, supaya Ia menjamah mereka; akan tetapi murid-muridNya memarahi orang-orang itu. Ketika Yesus melihat hal itu, Ia marah dan berkata kepada mereka: "Biarkan anak-anak itu datang kepadaKu, jangan menghalang-halangi mereka, sebab orang-orang yang seperti itulah yang empunya Kerajaan Allah. Sesungguhnya barangsiapa tidak menyambut Kerajaan Allah seperti seorang anak kecil ia tidak akan masuk kedalamnya. Lalu Ia memeluk anak-anak itu dan sambil meletakkan tanganNya atas mereka Ia memberkati mereka."
Saat anak-anak kecil dibawa pada Yesus, mereka memang masih terlalu kecil untuk mengerti betapa luar-biasanya pertemuan itu, tapi mereka tentu dapat merasakan kehangatan kasih Yesus. Dan setelah mereka dewasa, mereka pasti membalas kasih-Nya.

Tanpa memandang usia dan suku bangsa, Yesus sangat terbuka kepada anak-anak yang masih polos. Kepolosan dan sikap innocent/tanpa dosa itulah yang menjadi keistimewaan anak-anak. Dalam keseharian, ketika orang tua merasa capai dan lelah, anak adalah hiburan terindah yang selalu menenteramkan hati. Hubungan orang tua dan anak adalah hubungan indah dan suci karena anak adalah titipan Ilahi.
Oleh karenanya, sebagai anak, kita wajib menjaga dan menenteramkan lingkungan keluarga kita dan menjaga keterbukaan kita, seperti sikap Yesus yang selalu terbuka kepada siapapun.
Demikian homili singkat, terima kasih.

SYAHADAT (Oleh MARIA – dibaca keras dan perlahan)
P : Marilah kita menguatkan dan memperbaharui iman kita dengan mengucapkan Doa Syahadat .. yang singkat
U : .. Aku percaya akan Allah, Bapa yang mahakuasa, Pencipta langit dan bumi

DOA UMAT (Oleh ARIO, KEVIN, JAMES, PAULUS, MARCEL – dibaca keras dan perlahan)
ARIO : Teman teman, Bapak / ibu, Saudara ( i ), marilah kita panjatkan puji syukur dan permohonan kita kepada Yesus yang maha cinta karena telah mencurahkan berkatnya bagi kami semua, terutama atas kesempatan bersyukur dalam Ibadat kali ini.
ARIO : Bagi terselenggaranya ibadat syukur ini….
Terima kasih Yesus atas penyertaan Mu karena Kau sertai kami dalam beberapa kegiatan dibulan anak ini. Berkati agar kami semakin mampu untuk lebih terlibat dalam kegiatan kegiatan ini. Bantu dan panggil teman-teman kami yang belum berkumpul bersama kami, semoga di hari-hari mendatang mereka mendengarMu dan berkumpul bersama kami.
Kami mohon : ………………..
PAULUS : Bagi kehidupan kami sehari-hari ….
Semoga kasih Yesus senantiasa menyertai perjalanan hidup kami. Beri kami kesehatan dan jauhkan kami dari segala yang jahat. Bimbing kami disaat belajar agar kami mampu membanggakan orang-orang yang mencintaiku.
Kami mohon : ……………….
JAMES : Bagi orang –orang disekeliling kami ….
Ya Yesus sudilah berkati orang tua, kakak, adik, dan sahabatku, beri mereka semua anugerah agar bersama sama membimbingku. Untuk orang tuaku, bantulah mereka dalam setiap pekerjaannya, dan semoga Kau memberi kelancaran dalam setiap usaha mereka membahagiakanku. Kelak, mampukan aku untuk membahagiakan mereka dengan jerih payahku,
Kami Mohon ………………….
KEVIN : Untuk orang yang rindu keselamatan Yesus
Ya Bapa bukalah jalan bagi setiap orang yang merindukan kasih Yesus namun menghadapi berbagai tantangan sudilah kiranya tuntun mereka untuk menemukan jalan mengikuti Yesus.
Kami mohon ………….…..
MARCEL : Bagi para orang tua yang merindukan keturunan,
Semoga Yesus yang manis menciptakan karunia keturunan kedalam keluarganya. Balaslah ketulusan hati, sikap tanggung jawab, dan ketekunan mereka dengan mukjijat Mu. Percayakan kepada mereka titipan IllahiMu karena mereka sungguh sungguh layak menerima anugerahmu,
Kami mohon ………….…..
MARCEL : Teman-Teman dan Bapak Ibu, Marilah kita sempurnakan semua doa kita tadi dalam doa yang diajarkan oleh Yesus sendiri
Bapa kami …………………..

DOA UNTUK ANAK (PJSK HAL ……) Oleh IBU Kie Fam
DOA UNTUK ORANG TUA (PJSK HAL …) Oleh KEVIN (Mudika)

DOA PENUTUP (Oleh MARIA – dibaca keras dan perlahan)
P : Marilah berdoa
Ya Yesus Tuhan yang mahakasih. Semoga perayaan hari anak selalu mengingatkan kami untuk semakin menyadari arti hidup ini dan setiap kali berusaha menghayati dengan lebih baik dari hari sebelumnya. Kami percaya, walaupun banyak rintangan yang menghadang, Engkau tidak akan merelakan hamba-Mu ini jatuh ke dalam lembah nista. Oleh karena itu, berkatilah kami, Agar tetap tegar dalam membela kebenaran sebagai saksi Putra-Mu, Yesus Kritus, Tuhan dan Pengantara Kami
U : Amien
P : Teman-teman, Bapak / Ibu dan Saudara ( i ) yang terkasih dalam Kristus, marilah kita mohon berkat sebelum menutup Ibadat syukur kali ini
Semoga kita semua diberkati
† Dalam nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus, Amien……..

Nyanyian Penutup (pilih 2 lagu, lagu lain untuk hiburan)
Hari ini Kurasa Bahagia (Lembaran No 107)
Satu Orang Buta (Lembaran No 208) Oh Giranglah (Lembaran No 98)
Dengar Dia panggil nama saya (Lembaran No. 96)
I Love U Jesus (Lembaran No 124) Dikepak-kepak (lembaran No 57)
Happy Ya Ya Ya Happy Ye Ye Ye (Lembaran No 168) ACARA SELANJUTNYA

IBADAT MIDODARENI

IBADAT MIDODARENI
Lingkungan Antonius 4
Paroki St Clara – Bekasi Utara



PENGANTAR
Bapak dan Ibu, Calon mempelai yang berbahagia, Adik-adik dan saudara saudari sekalian..selamat malam..
Malam ini saya akan dibantu oleh petugas-petugas sebagai berikut :
Lagu dipimpin oleh : ………………………………..
Bacaan dibawakan oleh : ………………………………
Doa-doa Lainnya silahkan dipilih dan ditunjuk langsung pembacanya.
Marilah kita segera mulai Ibadat ini dengan menyanyikan lagu pembukaan….

BERKAT
Salam dan Berkat
P : † Dalam nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus, Amien……..
P : Tuhan beserta kita
U : Sekarang dan selama lamanya

PEMBUKAAN
P: Saudara-saudari yang terkasih dalam Kristus, pada malam yang kudus, menjelang pernikahan saudara kita ..... dengan saudari kita ..... ini, kita diundang oleh Kel ……… yang mengajak kita untuk memohon berkat kepada Tuhan agar semua persiapan yang telah direncanakan dalam rangka pelaksanaan pernikahan dapat terlaksana dengan baik, lancar dan sesuai dengan rencana. Pernikahan adalah hal yang sangat kudus, oleh karenanya marilah kita dukung dengan sepenuh hati ibadat pada malam hari ini dengan terlebih dahulu memohon ampun atas kesalahan dan dosa kita.

SERUAN TOBAT
P : Marilah kita hening sejenak, kita renungkan segala tingkah laku dan perbuatan kita ….
Saya Mengaku ….
P : Semoga Allah yanh Maha Pengasih selalu menuntung dan melindungi kita sampai ke hidup yang kekal..
U : Amin

Marilah berdoa :
Ya Allah mahapengasih, sumber ketenteraman dan kebahagiaan keluarga, pada malam hari ini kami berkumpul atas Nama-Mu, sambil memohon berkenanlah hadir di antara kami, bersama para malaekat dan para kudus di surga, dan mencurahkan berkatMu yang berlimpah kepada saudara kami ..... dengan ..... yang besok akan mengikrarkan janji pernikahan. Berkenanlah hadir di tengah kami sebagaimana Yesus bersama bunda Maria dan para rasul pernah menghadiri perkawinan di Kana. Kuduskan perkawinan ini dan berkatilah semua orang yang telah terlibat dan membantu, semuanya ini Kami mohonkan demi Yesus Kristus, Putera-Mu dan Pengantara kami; yang bersama Dikau dan Roh Kudus, hidup dan berkuasa kini dan sepanjang segala masa.
U : Amin.

Sebelum kita mendengarkan Sabda Tuhan, Marilah kita menyanyikan sebuah lagu.

SABDA

BACAAN I:
L: Pembacaan dari kitab Tobit bab 8, ayat 5 sampai 10:

Pada malam perkawinannya, Tobia berkata kepada Sara: “Kita ini keturunan orang suci. Kita tidak boleh kawin seperti orang yang tak mengenal Allah”. Maka mereka berdoa, agar tetap sehat walafiat. Kata Tobia: “Terpujilah Engkau, Allah leluhur kami. Hendaknya langit dan bumi memuji Engkau: mata air, sungai dan laut beserta segala makhluk yang hidup di dalamnya. Engkau telah membentuk Adam dari tanah dan memberikan Hawa kepadanya sebagai teman hidup. Engkau tahu, ya Tuhan, bahwa aku tidak mengawini Sara ini karena dorongan hawa nafsu. Aku mengawini dia untuk memperoleh keturunan, agar namaMu terpuji untuk selama-lamanya.” Lalu Sara juga berdoa: “Kasihanilah kami, ya Tuhan, kasihanilah kami. Semoga kami tetap sehat walafiat dan bersama-sama mencapai umur panjang.” Demikianlah sabda Tuhan.
U: Syukur kepada Allah.

LAGU ANTAR BACAAN

BACAAN INJIL:
P: Tuhan beserta kita
U: Sekarang dan selama lamanya
P: Inilah Injil Yesus Kristus, menurut Santo Matius
U: Dimuliakanlah Tuhan

P: Pada suatu hari, orang-orang Parisi datang kepada Yesus hendak mencobai Dia. Mereka bertanya: “Bolehkah orang menceraikan isteri nya, dengan alasan apa saja?” Jawab Yesus: “Tidakkah kamu baca, bahwa Allah yang menciptakan manusia pada awal mula, menjadikan mereka pria dan wanita? Dan Allah berfirman: ‘Karena itu pria akan meninggalkan ibu bapanya dan mengikatkan diri pada isterinya. Dan keduanya akan hidup bersatu padu jiwa dan raganya’. Jadi mereka bukan lagi dua, melainkan satu saja. Sebab itu, yang telah dipersatukan oleh Allah, janganlah diceraikan manusia.

P : Berbahagialah orang yang mendengarkan sabda Tuhan dan tekun melaksanakannya
U: Sabda-Mu adalah jalan, kebenaran dan hidup kami

HOMILI SINGKAT

DOA UNTUK CALON MEMPELAI
(Dibawakan oleh calon mempelai)

Ya Allah, kami menyadari, hidup perkawinan membangun keluarga merupakan jawaban terhadap panggilanMu yang luhur dan mulia. Dalam perkawinan, kami Kau ikutsertakan dalam karya agungMu menciptakan dan memelihara dunia seisinya dengan penuh cinta. Engkaulah Allah yang penuh kasih, telah mencurahkan kasihMu kepada kami agar kami saling menyalurkan cinta kasihMu sendiri : pria mencurahkan kasihMu kepada mempelai wanita, wanita mencurahkan kasihMu kepada pria.
Kami berdua mencurahkan kasihMu kepada calon anak-anak kami, keluarga dan sesama kami. Mereka saling mengasihi dengan kasih ilahiMu sehingga mampu mengasihi sesamanya pula. Demikian keluarga kami akan menjadi tempat bernaung yang penuh ketentraman bagi siapapun yang bertemu dengan kami.

Ya Tuhan, kami sadar, semuanya ini tidaklah mudah. Banyak godaan membentang di hadapan kami. Egoisme, kekerasan hati, kesombongan seringkali lebih mudah tinggal di dalam hati kami. Semua ini menjadi sumber kekacauan dan keruntuhan hidup berumahtangga.

Maka, berkenanlah Engkau mencurahkan berkatMu kepada kami berdua, agar senantiasa kuat dan tabah, berani mengusir egoisme, kekerasan hati, dan kesombongan dalam hati kami masing-masing. Demi Kristus, Tuhan dan pengantara kami. Amien

DOA UMAT

P : Bapak / ibu, Saudar ( i ), marilah kita panjatkan puji syukur dan permohonan kita kepada Allah yang mahabaik karena telah mencurahkan berkatnya bagi kita semua,
P : ( dipersilahkan memanjatkan Doa masing masing dimulai
dari adik adik kemudian orang tua …)

Oleh kedua calon mempelai :

P : Bapa, kami berterimakasih kepadaMu karena kami kauperkenankan menerima anugerah perkawinan yang agung ini. Berkati orang tua, sanak saudara dan semua orang yang dengan tulus membantu dan mendukung kami, berilah mereka berkatMu yang melimpah
Kami mohon : ……………….


(Jika tidak ada atau sedikit partisipasi, petugas dapat memilih dengan membaca sendiri beberapa alternatif berikut )

P : Bagi kedua calon mempelai
Sudilah Tuhan memberkati dan menuntun perjalanan hidup rumah tangganya kelak agar keduanya dapat mengarungikehidupan ini dengan penuh cinta kasih
Kami mohon : ……………….

P : Bagi keluarga yang akan mereka bentuk…
Sudilah Bapa memberikan terang dalam setiap langkah mereka. Berkati pekerjaan dan usaha mereka agar mereka menemukan kesejahteraan dan kemakmuran jiwa raga …
Kami Mohon ………………….


P : Bagi kelangsungan kelurga calon mempelai…
Semoga Kauberikan rahmat keturunan. Karuniakanlah buah hati untuk mereka dan berkati semoga kelak kedua calon mempelai ini mampu mendidik dan membesarkan titipanMu dalam jalan dan terangMU
Kami mohon ………….…..

P : Bagi keluarga yang mendambakan buah hati
Sudilah Tuhan dengan perantaraan BundaMU menjamah mereka. Berkati dan restuilah setiap usaha mereka untuk mendapatkan buah hatinya. Segera percayakan kepada mereka titipanMu yang kudus karena mereka sungguh-sungguh layak menerima anugerahMu itu,
Kami mohon ………….…..

P : Demikian Ya Bapa yang mahabaik, doa dan permohonan dari anak-anakMU. Sudilah Engkau mengabulkan doa kami sebab hanya Engkaulah yang pantas dipuji dan dimuliakan bersama Putra dan Roh Kudus, hidup dan bertakhta, sepanjang segala masa.
U : Amien
P : Marilah kita satukan doa kita dengan doa yang diajarkan oleh Yesus sendiri
Bapa kami …………………..

DOA DARI PUJI SYUKUR
1. Doa untuk Keluarga
2. Doa ….


DOA dan BERKAT PENUTUP

P : Marilah kita akhiri ibadat ini dengan Doa Penutup
Marilah berdoa
Allah Bapa, syukur kepadaMu atas kelancaran dalam ibadat ini. Nyatakanlah berkatmu kepada kedua calon mempelai, semoga berkat melimpah selalu menerangi rumah tangga mereka berdua. Peliharalah dan padukanlah cinta kasihnya agar mereka berdua mampu mengarungi kehidupan rumah tangga yang kudus demi Yesus Kristus Tuhan dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa kini dan sepanjang masa.
U : Amin

P : Marilah kita bersama-sama memohon berkat Tuhan

P : Tuhan beserta kita
U : Sekarang dan selama lamanya
P : Sudilah Tuhan menguatkan, mendampingi dan memberkati Saudara …………. Dan saudari …………… serta kita semua yang hadir disini, dalam nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus
U : Amin
P : Saudara sekalian Ibadat dan doa kita sudah selesai.
U : Syukur kepada Allah

PENGUMUMAN
P : Kami persilahkan kepada Bp/Ibu pengurus apabila ada pengumuman….

LAGU PENUTUP
P : Sebelum kita menyanyikan Lagu Penutup, secara khusus saya mengucapkan terimakasih kepada semua yang hadir disini yang telah ikut serta mendoakan kedua mempelai. Marilah kita tutup dengan menyanyikan Lagu penutup.

SALAM
P : Selamat malam….
U : Selamat malam….

IBADAT MITONI

IBADAT MITONI
Lingkungan Antonius 4
Paroki St Clara – Bekasi Utara


PENGANTAR
Bapak dan Ibu, Adik-adik dan saudara saudari sekalian..selamat malam..
Malam ini saya akan dibantu oleh petugas-petugas sebagai berikut :
Lagu dipimpin oleh : ………………………………..
Bacaan dibawakan oleh : ………………………………
Doa-doa Lainnya silahkan dipilih dan ditunjuk langsung pembacanya.
Marilah kita segera mulai Ibadat ini dengan menyanyikan lagu pembukaan….

PEMBUKAAN
Salam dan Berkat
P : † Dalam nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus, Amien……..
P : Puji Syukur kepada Allah, Semoga rahmat-Nya melimpah atas keluarga ini, dan ke atas kita semua yang berkumpul demi nama Tuhan.
U : Sekarang dan selama lamanya

TEMA
Malam ini kita kembali berkumpul untuk melaksanakan Ibadat MITONI. Dalam masyarakat kita, Mitoni diartikan sebagai ucapan syukur atas usia kehamilan pertama yang memasuki usia ke tujuh bulan. Malam ini, Keluarga Bp/Ibu ……………………… mengajak kita untuk berdoa bersama mensyukuri buah cinta yang dikaruniakan Tuhan dan mendoakan Ibu …. Agar selamat sampai melahirkan, dan supaya bayi dalam kandungannya sehat walafiat. Sekarang, pahala cinta kasih yang dibina keluarga ini dari hari ke hari telah diwujudkan Allah dalam diri seorang bayi yang akan semakin memadukan cinta kasih orang tuanya.
Marilah kita hening sejenak, mengarahkan hati ke hadapan Tuhan, supaya kita dapat melaksanakan ibadat ini dengan sepenuh hati.

SERUAN TOBAT
P : Tuhan Yesus Kristus
Kehadiran – Mu ditengah keluarga menampakkan Allah beserta kami dan Berkat rahmat melimpah
P : Tuhan kasihanilah kami
U : Tuhan kasihanilah kami

P : Tuhan Yesus Kristus
Kehadiran – Mu ditengah keluarga menampakkan Cinta Kasih, hiburan, dan tanggung jawab tiap-tiap anggota
P : Kristus kasihanilah kami
U : Kristus kasihanilah kami

P : Tuhan Yesus Kristus
Kehadiran – Mu ditengah keluarga menampakkan kedamaian dan kebahagiaan
P : Tuhan kasihanilah kami
U : Tuhan kasihanilah kami

DOA PEMBUKAAN
P : Marilah kita berdoa ( hening sejenak )
Bapa yang maha pengasih dan penyayang, kami bersyukur kepada-Mu, karena Engkau berkenan mengikutsertakan Keluarga……………… ini dalam karya penciptaan-Mu. Makhluk baru telah Kau ciptakan dengan perantaraan mereka berdua. Maka kami mohon, dampingilah selalu suami istri ini supaya dapat menjaga dan merawat ciptaan-Mu yang suci ini dengan baik, sampai kelak lahir dengan selamat dan memberikan kegembiraan besar kepada kami semua.
Demi Yesus Kristus Putera-Mu, Tuhan dan pengantara kami, yang bersatu dengan Dikau dan Roh Kudus, hidup dan berkuasa, kini dan sepanjang masa
U : Amin

IBADAT SABDA
P : Marilah sebelum mendengarkan Sabda Tuhan, kita lantunkan sebuah pujian…
Petugas pembaca Injil diusahakan berdiri dan menyanyikan (atau model lain):

L : Tuhan beserta kita
U : Sekarang dan selama lamanya
L : Inilah Injil Yesus Kristus..menurut …..
U : Dimuliakanlah Tuhan

(Bacaan MITONI : LUKAS 1 : 26-38 )

L : Berbahagialah orang yang mendengarkan sabda Tuhan
dan tekun melaksanakannya
U : Sabdamu adalah jalan, kebenaran dan hiduo kami….

HOMILI / RENUNGAN SINGKAT

P : Terimakasih kepada Bp/Ibu….yang telah membacakan Sabda Tuhan
P : Marilah kita lanjutkan dengan renungan Singkat / Homili
P : Membawakan Homili

DOA ROSARIO – (jika masuk dalam Bulan Maria)
P : Marilah kita lanjutkan dengan doa Rosario
(Mohon disesuaikan urutannya dengan Panduan Doa Rosario dari
Puji Syukur No …….. dan dipilih jenis peristiwa – Atau boleh juga menggunakan peristiwa yang belum masuk dalam Puji Syukur misalnya peristiwa Terang, peristiwa Cahaya dll.)

DOA MOHON KARUNIA ROH KUDUS
P : Pertolongan kita pada nama Tuhan – Yang menjadikan langit dan bumi
Berharaplah hanya kepada Nya – Dengan penuh iman dan bakti

P : Marilah Berdoa
Saudari kami, Ibu ………………….. Dengan penuh iman menyerahkan diri seutuhnya kepadaMu dengan menyerahkan seluruh hidupnya kepada penyelenggaraanMu. Maka dari itu, sudilah menguatkan hatinya supaya sanggup menghadapi liku-liku hidup berkeluarga dengan tabah. Lebih-lebih pada saat ini, dikala mereka menantikan kedatangan anaknya yang pertama, sudilah Engkau selalu mendampingi mereka dengan rahmatMu, demi Kristus Yesus, Tuhan kami
U : Amin

P : Ya Bapa, Santo Yohanes Pembaptis Kau penuhi Roh Kudus sejak ia dikandung ibunya. Kami mohon, sudilah pula mencurahkan Roh-Mu ke atas anak yang dikandung Ibu ………….. ini
U : Amin

P : Datanglah ya Roh Kebijaksanaan, ajarilah hati kami agar dapat memahami, mencintai dan mengutamakan ulah kerohanian. Tolonglah kami membina sikap takwa kepadaMu, agar kelak pantas menikmati bahagia disurga selama-lamanya
U : Amin

P : Datanglah ya Roh Pengertian, Terangilah budi kami agar dapat mengerti dan menghayati amanat-Mu yang Kausampaikan lewat gereja. Tolonglah kami mengamalkannya pula kepada sesama, agar dimanapun juga Engkau dihormati dan dipuji kini dan sepanjang masa.
U : Amin

P : Datanglah ya Roh Penasihat, Dampingilah tingkah laku kami setiap hari. Semoga hati kami selalu tertuju pada kebaikan. Bebaskan kami dari yang jahat, agar akhirnya selamat sampai ke pangkuan Bapa untuk kebahagiaan selamanya.
U : Amin

P : Datanglah ya Roh Kekuatan, Teguhkanlah hati kami, supaya tetap tabah bila menghadapi cobaan. Lindungi kami dari maksud jahat dan serangan musuh. Jagalah jangan sampai kami binasa karena terpisah daripada Mu, sebab hanya Engkaulah harapan hidup kami kini dan sepanjang masa
U : Amin

P : Datanglah ya roh Kesederhanaan. Tanamkanlah kesadaran dalam hati kami, bahwa harta dunia ini akan musna. Jauhkan kami dari nafsu memburu barang duniawi. Jangan Kau biarkan kami tenggelam dalam kemewahan sampai kami melupakan Dikau, harta kami yang paling berharga di dunia kini dan akherat nanti.
U : Amin

P : Datanglah ya roh Kesalehan. Penuhilah hati kami dengan semangat hormat bakti kepada Allah. Tolonglah supaya selama hidup didunia ini kami selalu patuh kepadaNya sehingga kelak diperkenankan bersukaria dalam kebahagiaan abadi.
U : Amin

P : Datanglah ya roh Ketulusan. Jauhkanlah kami dari tingkah laku munafik atau penuh tipu daya. Semoga kami selalu bersikap jujur, karena menyadari bahwa Engkau selalu ada disamping kami, dengan demikian kami akan jauh dari tingkah laku yang tidak berkenan dihatimu
U : Amin

P : Datanglah ya roh Ketulusan. Jauhkanlah kami dari tingkah laku munafik atau penuh tipu daya. Semoga kami selalu bersikap jujur, karena menyadari bahwa Engkau selalu ada disamping kami, dengan demikian kami akan jauh dari tingkah laku yang tidak berkenan dihatimu
U : Amin

P : Marilah Berdoa, Ya Allah kami mohon dengan rendah hati, utuslah Roh Kudus memenuhi hati kami, supaya seluruh hidup kami selalu dijiwai dan digerakkan oleh-Nya, demi Kristus pengantara kami,
U : Amin

DOA MOHON BERKAT BAGI IBU HAMIL
P : Saudara-saudara, kita akan memohon berkat bagi Saudara kita yang sedang hamil ini.
Umat menjawab : Suami istri yang takwa akan diberkati

P : Berbahagialah orang yang takwa – yang hidup sesuai dengan bimbingan Tuhan – Engkau akan menikmati hasil jerih payahmu – hidupmu akan bahagia dan sejahtera
U : Suami istri yang takwa akan diberkati

P : Istrimu subur didalam rumahmu – bagaikan pokok anggur – Anak-anakmu mengelilingi mejamu – bagaikan tunas zaitun
U : Suami istri yang takwa akan diberkati

P : Semoga Tuhan memberkati engkau dari surga – Semoga engkau menikmati kemakmuran seumur hidup dan melihat anak cucumu turun temurun
U : Suami istri yang takwa akan diberkati


DOA UMAT
P : Bapak / ibu, Saudar ( i ), marilah kita panjatkan puji syukur dan permohonan kita kepada Allah yang mahabaik karena telah mencurahkan berkatnya bagi kita semua,

Oleh Calon Ibu
Bagi Anakku yang sedang ku kandung…
Ya Bapa .. berilah kesehatan dan keutuhan kepada bayiku. Sudilah memberkati agar pada saatnya nanti, proses kelahiran dapat berjalan dengan lancar, selamat, tanpa mengalami hambatan dan sesuai dengan kehendakmu….
Kami Mohon ………………….

Oleh Calon Bapak
Bagi anak dan istriku ….
Sudilah Bunda Maria melindungi mereka dari hari ke hari, berilah mereka selalu keselamatan dan kesehatan. Ya Bunda, tumbuhkanlah rasa tanggung jawabku agar aku kelak mampu dan dapat mendidik dan membesarkannya. Mampukan agar keluarga kami menjadi keluarga yang rukun, bersatu padu dan saling mengasihi. Berkati pekerjaanku pula agar aku dapat memberikan penghidupan yang layak bagi keluargaku
Kami Mohon ………………….

Oleh Calon Bapak & Ibu
Bagi anak kami…
Semoga anak kami kelak menjadi anak yang berguna bagi masa depan gereja dan negara.
Kami Mohon ………………….

(Jika diperlukan, petugas dapat memilih dengan membaca sendiri beberapa alternatif berikut )

P : Untuk orang yang merindukan keselamatan melalui Yesus
Ya Bapa … bukalah jalan bagi setiap orang yang merindukan kasih Yesus namun menghadapi berbagai tantangan sudilah kiranya tuntun mereka untuk menemukan jalan mengikuti Yesus.
Kami mohon ………….…..

P : Demikian Ya Bapa yang mahabaik, untaian doa dari anak-anakMU. Sudilah Engkau mengabulkan doa kami sebab hanya Engkaulah yang pantas dipuji dan dimuliakan bersama Putra dan Roh Kudus, hidup dan bertakhta, sepanjang segala masa.
U : Amien
P : Marilah kita satukan doa kita dengan doa yang diajarkan oleh Yesus sendiri
Bapa kami …………………..



DOA dan BERKAT PENUTUP
P : Marilah kita akhiri ibadat ini dengan Doa Penutup
Marilah berdoa
Ya Bapa yang maha baik, kami bersyukur kepada Mu atas sabda dan karunia yang sudah Kau nyatakan dalam ibadat ini, khususnya kepada Saudari ………………….. dan kandungannya. Tabahkanlah hati mereka selama menghadapi persalinan. Semoga semua berjalan lancar, tanpa hambatan apapun, karena Engkau selalu mendampingi mereka. Demi Yesus Kristus Tuhan dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa kini dan sepanjang masa.
U : Amin

P : Marilah kita bersama-sama memohon berkat Tuhan

P : Tuhan beserta kita
U : Sekarang dan selama lamanya
P : Sudilah Tuhan menguatkan, mendampingi dan memberkati Saudari …………. Dan kita semua yang hadir disini, Bapa dan Putera dan Roh Kudus
U : Amin
P : Saudara sekalian Ibadat kita sudah selesai.
U : Syukur kepada Allah

PENGUMUMAN
P : Kami persilahkan kepada Bp/Ibu pengurus apabila ada pengumuman….

LAGU PENUTUP
P : Sebelum kita menyanyikan Lagu Penutup, secara khusus saya mengucapkan terimakasih kepada Tuan Rumah dan para petugas yang telah membantu kelancaran Ibadat ini. Marilah kita tutup dengan menyanyikan Lagu penutup.

SALAM
P : Selamat malam….
U : Selamat malam….